
Jumat, 23/03/2012 12:06 WIB. Katanya tomcat telah ditemukan di Jakarta selatan, kemungkinan karena ke tiup angin..
Dan seharusnya kalian sekarang ketakutan karena Serangga ini mengandung toksin payderin yang bisa menyebabkan luka bakar pada kulit manusia. Bahkan berdasarkan hasil penelitian, konsentrasi racun tomcat 12 kali lebih bahaya dari ular berbisa loh..
Gejala yang terlihat pada kulitmu yang sudah terkena racun si tomcat akan terasa seperti kebakar, trus memerah dan beberapa hari kemudian ada nanah ditengahnya hiii... jadi sebaiknya ya waktu dia nginggap ditangan atau kulitmu yang lain jangan ditepuk pokoknya jangan disentuh kalau ngga cairan racunnya ntar keluar deh, jadi harus di tiup-tiup sampe terbang ketempat lain. habis itu kamu sebaiknya cepat-cepat cuci kulitmu dengan sabun.
Dan misalkan kamu ga sengaja membunuhnya di kulitmu yang bisa kamu lakukan hanya.... berdoa.bercanda deng kamu bisa :
- ya udah pasti kamu harus lari ke UGD
- sebelum nyampe UGD atau puskesmas terdekat, jangan digaruk kalau ngga ntar menyebar ke kulit lain
- Untuk pengobatan tambahan, pakai salep Hydrocortisone 1 persen, atau salep Betametasone dan antibiotik Neomycin Sulfat 3 kali sehari, atau dengan salep Acyclovir 5 persen. Tapi lebih baik kamu ke dokter
Dari pada cuma mikirin pengobatannya, kita harus memikirkan menghindari si Tomcat, caranya:
- Tomcat takut sinar matahari tapi suka cahaya lampu
- Sukanya sama tempat yang lembab
- yang tinggal tempat lembab sebaiknya beri kasa yang banyak sampai tidak ada celah buat si tomcat masuk
- dan kalau daerah kalian udah diserang tomcat waktu tidur jangan lupa pakai kelambu
- bersihkan lingkungan sekitar seperti dahan yang tak terawat, karena tomcat suka ke pepohonan (bukan berarti kamu boleh nebang seenaknya)
- penyemprotan insektisida secara besar-besaran!
- terakhir ya segera lapor pada pihak yang berwenang
